Pengusaha Benny Tjokrosaputro Dihukum Seumur Hidup dalam Sidang Anti Suap Terberat di Indonesia

  • Whatsapp
Jakarta. Pialang saham terkenal Benny Tjokrosaputro dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Senin malam karena perannya dalam skandal korupsi besar di perusahaan asuransi negara Jiwasraya yang membunyikan alarm sistem keuangan negara setelah kasus tersebut.

Sebanyak enam terdakwa dalam kasus ini telah dijatuhi hukuman seumur hidup, menjadikannya sidang anti-korupsi terberat di negara itu dalam sejarah.

Bacaan Lainnya

Majelis hakim berpendapat bahwa dia telah memainkan peran utama dalam mengelabui perusahaan milik negara itu ke dalam investasi yang buruk untuk keuntungan pribadinya.

Benny juga diperintahkan untuk mengembalikan uang curian senilai Rp 6 triliun ($409 juta) kepada negara, menurut pengadilan. Dia berisiko menyita kekayaan pribadinya jika dia gagal membayar jumlahnya.

Hukuman untuk kepala eksekutif perusahaan investasi Hanson International telah diperkirakan secara luas karena beberapa terdakwa lain dalam kasus yang sama sebelumnya juga telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Majelis hakim menilai kasus korupsi dan pencucian uang di Jiwasraya telah merugikan negara sebesar Rp 16,8 triliun.

“Kami menyatakan terdakwa bersalah tanpa keraguan atas korupsi dan pencucian uang,” kata Hakim Ketua Rosmina saat membacakan putusan.

Panel mengatakan Benny telah memimpin kejahatan terorganisir selama bertahun-tahun untuk mencuri uang dari Jiwasraya dan bahwa tindakannya telah “mencoreng reputasi pasar modal Indonesia” dan “mengikis kepercayaan publik terhadap industri asuransi”.

“Terdakwa bahkan memalsukan kartu identitas untuk membuat kartu identitas palsu [investors],” kata hakim.

Benny telah melakukan manipulasi pasar dengan bantuan beberapa orang lain untuk membuat tampilan palsu saham dan kemudian meyakinkan Jiwasraya bahwa mereka layak dibeli.

Benny dan antek-anteknya telah menggunakan cara ilegal untuk menggelembungkan harga saham di beberapa perusahaan, antara lain Hanson International, di mana Benny adalah direktur utama, perusahaan pertambangan SMR Utama, perusahaan pelayaran Trada Alam Minera dan beberapa lainnya.

Rekan utamanya dalam kejahatan adalah Heru Hidayat, komisaris utama Trada Alam Minera yang juga dijatuhi hukuman seumur hidup oleh pengadilan yang sama dalam sidang terpisah.

Pos terkait