Bak Jadi Pahlawan Masyarakat, Pria yang Bunuh Teman Pedofilia Predator Seksual Anak Akhirnya Dibebaskan, Alasannya Diluar Dugaan

  • Whatsapp

GridPop.ID – Belum lama ini, kisah memilukan tentang kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur, yang juga dikenal sebagai pedofilia, beredar di Rusia.

Kabarnya, seorang pria nekat membunuh temannya sendiri karena memperkosa putrinya.

Bacaan Lainnya

Itu adalah Vyancheslav M, seorang pria berusia 34 tahun yang memiliki seorang putri berusia 9 tahun.

Dilaporkan GridPop.ID Sebelumnya, pelaku pedofilia bernama Oleg Sviridov menyimpan bukti penyerangan terhadap beberapa anak di Desa Vintai, wilayah Samara, di ponselnya.

Vyacheslav M, yang merupakan teman Sviridov pada saat itu, sedang minum-minum dengan pekerja lain di pabrik motor roket.

Saat itulah dia melihat gambar pelaku seks di ponselnya memperkosa putri Vyacheslav.

Tiba-tiba, dia marah dan berhadapan dengan Sviridov, yang berhasil melarikan diri sebelum terluka.

Media Rusia melaporkan bahwa Sviridov adalah teman dekat Vyacheslav. Dikatakan bahwa dia menganiaya putra temannya beberapa kali.

Vyacheslav melaporkan pemerkosaan putranya ke polisi, yang mengejarnya.

Namun, Vyacheslav berhasil menemukan Sviridov. Dalam kemarahan, dia menikam pedofil itu sampai mati.

Vyacheslav M (kanan) dan temannya Oleg Sviridov. Vyachestav ditangkap karena membunuh Sviridov setelah melihat gambar temannya memperkosa putrinya yang berusia 8 tahun.EAST2WEST melalui Daily Mail

Vyacheslav M (kanan) dan temannya Oleg Sviridov. Vyachestav ditangkap karena membunuh Sviridov setelah melihat gambar temannya memperkosa putrinya yang berusia 8 tahun.

Kepada polisi, Vyacheslav mengaku bahwa dia tidak sengaja membunuhnya, dengan pisau jatuh dan mengenai Sviridov saat mereka berkelahi.

Mayat predator seksual itu ditemukan pada Kamis (2/9/2021), lebih dari seminggu setelah Vyacheslav melihat video tersebut.

Vyacheslav ditangkap. Tetapi pada saat yang sama, polisi juga membuka penyelidikan atas pelecehan seksual pada ponsel Sviridov.

Sumber polisi mengatakan bahwa Sviridov telah melecehkan anak-anak selama lima tahun, dengan total tiga korban.

Selain putra Vyacheslav, polisi memperoleh data tentang korban lainnya yang berusia enam dan 11 tahun.

Menanggapi penangkapan Vyacheslav, baik penduduk desa maupun netizen ingin dia tidak didakwa dengan pembunuhan.

“Dia bukan pembunuh. Dia telah melindungi putri dan putra kami,” kata seorang warga.

“Semua orang di sisinya,” kata yang lain dikutip. Surat harian.

Pos terkait